13 PDF Article

leukemia granulositik kronik Makalah Leukemia Limfositik Kronik. Makalah Leukemia Limfositik Kronik. Leukemia Myeloid Kronik. ppt LMK. Leukemia. Chronic Myeloid Leukemia (CML) is caused by the BCR-ABL tyrosine kinase, the Leukemia Granulositik Kronik (LGK) disebabkan oleh gen BCR-Abl domain. Hubungan Gambaran Klinis dan Laboratorium Hematologis antara Leukemia Granulositik Kronik Ph (+)/BCR-ABL (+) dengan Bentuk Kelainan Ph/BCR-ABL.

Author: Mazunris Shalkree
Country: Chad
Language: English (Spanish)
Genre: Software
Published (Last): 9 March 2012
Pages: 305
PDF File Size: 12.64 Mb
ePub File Size: 7.5 Mb
ISBN: 556-6-19881-394-1
Downloads: 33506
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Maugar

Penyakit ini sering ditemukan secara kebetulan dalam fase kronis, ketika didapatkan hitung leukosit meningkat pada pemeriksaan darah rutin atau adanya splenomegali pada pemeriksaan fisik umum. Pada usia 18 bulan: Sap Leukemia Full description.

Pertanyaan yang penting untuk diajukan: Dengan kemajuan teknologi dibidang biologi molekular, didapatkan adanya gabungan antara gen yang ada dilengan panjang kromosom 9 9q34yakni ABL Abelson dengan gen BCR break cluster region. Inspeksi ekstremitas Tidak ditemukan adanya tanda-tanda udem.

Ada rasa sakit di perut kuadran kiri atas atau sakit di bahu kiri? Ukuran limpa berkorelasi dengan hitungan granulosit darah perifer, dengan limpa terbesar yang diamati pada pasien dengan jumlah leukosit yang tinggi.

Leukemia Leu,emia Kronik Deskripsi lengkap. Bentuk eritrosit yang mengecil disebut mikrositik sedangkan membesar atau di atas 92 fL disebut makrositik.

Leukemia Granulositik Kronik. LGK | Your reliable partner in personalized medicine | Page 2

Namun, efek myelosupresi dapat terjadi jauh di kemudian hari dan bertahan lama, yang membuat mempertahankan angka dalam batas normal lebih sulit. Fase akut, atau krisis blast, mirip dengan leukemia akut, dan kelangsungan hidup adalah bulan pada tahap ini. Tingginya monosit namun rendahnya sel blast ini merupakan ciri khas daripada Leukemia Myelomonositik Kronik. Gen ini dapat memicu transkrip gen itu sendiri menjadi terusmenerus aktif dan anti-apoptosis sehingga memicu keganasan, membuat sel lebih rawan terhadap abnormalitas genetik.

  IMAGE ORTHICON PDF

Hal ini menyebabkan limpa bertambah besar, bahkan beresiko untuk pecah. Sebuah limpa sangat besar biasanya pertanda transformasi menjadi bentuk krisis blast akut dari penyakit. Semua keluhan tersebut merupakan gambaran hipermetabolisme akibat proliferasi sel-sel leukemia. Gejala non spesifik meliputi kelelahan dan penurunan berat badan dapat terjadi lama setelah timbulnya penyakit. Splenomegali atau perbesaran limpa dapat menyebabkan nyeri pada perut kuadran kiri atas bahkan menjalar ke bahu kiri yang menandakan infark limpa atau bahkan infeksi dan peradangan pada limpa yaitu perisplenitis.

Gagal sumsum tulang Bone marrow failure.

Jilid ke-1 dan ke Tonggak terapi standar yang ingin dicapai adalah sebagai berikut: Woc Leukemia wocFull description. Leukemia jenis ini dapat muncul sebagai penyakit onset baru pada orang tua. Pasien mengaku tidak ada riwayat paparan radioaktif. Apakah disertai batuk kronis? Pembahasan Anamnesis Anamnesis detail sangat penting pada kasus keganasan karena gejala tidak jelas dan menyerupai penyakit-penyakit lain.

Terdapat perkembangan kloroma inti padat dari leukemia di luar sumsum tulang Diagnosis Banding 1. Biro Publikasi Fakultas Kedokteran Ukrida; Penurunan berat badan terjadi setelah penyakit berlangsung lama. Your consent to our cookies if you continue to use this website. Riwayat Obat-obatan Pemeriksaan Pemeriksaan Fisik – – – Mata Pada pasien ditemukan konjungtiva anemia dan sklera non-ikterik Leher Leher pasien normal tidak ada perbesaran kelenjar tiroid dan kelenjar getah bening, tidak ada benjolan dan tanda-tanda radang PF thorax inspeksi, palpasi, perkusi, auskultasi Dalam batas-batas normal PF abdomen Pada pasien ditemukan splenomegali schuffner 3, hepar dan organ lain dalam batasbatas normal.

Gejala klinis yang ditimbulkan hampir sama dengan CML, adanya abnormalitas darah menyebabkan hipermetabolisme, anemia, serta perbesaran limpa. FA Davis Company; Pemeriksaan Penunjang Pemeriksaan penunjang yang penting untuk dilakukan pada kasus hematologi: Penyakit yang tersering adalah CMML, sementara yang lain lebih jarang.

leukemia granulositik kronis dengan AIHA

Penggunaan dihentikan bila leukosit. Hati yang membesar dapat menyebabkan penurunan berat badan pasien. Kromosom ini dihasilkan dari translokasi t 9;22 q23;q11 antara kromosom 9 dan 22, akibatnya bagian dari protoonkogen Abelson ABL dipindahkan pada gen BCR di kromosom leukemla dan bagian kromosom 22 pindah ke kromosom 9. Hepatomegali juga terjadi, meskipun kurang umum daripada splenomegali. Leukemia mielositik kronik yang paling umum adalah disertai dengan kromosom Philadelphia Ph.

  AS CORES DE LAURINHA PDF

leukemia granulositik kronis dengan AIHA

Patofisiologi CML adalah kelainan diperoleh yang melibatkan sel batang hematopoietik. Dengan kata lain selain gen BCR-ABL, ada beberapa gen-gen lain yang berperan dalam patofisiologi CML atau terjadi abnormalitas dari gen supresor tumor, seperti gen p53, p16, dan gen Rb. Ketika sudah pecah maka terjadi infark limpa Prognosis Secara historis, kelangsungan hidup rata-rata pasien dengan CML adalah tahun dari saat diagnosis. Terapi CML tergantung pada fase penyakitnya, meliputi pemberian sitostatika, splenektomi, serta cangkok sumsum tulang.

Hal ini menyebabkan pasien menjadi lebih rentan terhadap infeksi. Keluhan yang sering dijumpai: Klon-klon ini, selain proliferasinya berlebihan, juga dapat bertahan hidup lebih lama dibanding sel normal,karena gen BCR-ABL juga bersifat anti-apoptosis. Hasil dari pemeriksaan ini adalah mengetahui dominasi sel setiap sel induk, kelainan morfologi, dan gangguan pematangan inti. Penyakit proliferatif adalah penyakit yang ditandai oleh proliferasi dari seri granulosit tanpa gangguan diferensiasi, sehingga pada apusan darah tepi dapat terlihat tingkatan diferensiasi seri granulosit, mulai dari promielosit, sampai granulosit.

Ktonik ini hanya menyebabkan durasi singkat myelosupresi, dengan demikian, bahkan jika jumlah sel lebih rendah daripada yang dimaksudkan, menghentikan pengobatan atau mengurangi dosis biasanya mengontrol jumlah darah.